LK 1.1 Identifikasi Masalah

 

Nama                    : Andina Sopandi N

Satuan Kerja        : MTs Negeri 1 Garut

NPK                      : 2952040007096

LK. 1.1. Identifikasi Masalah

 

No.

Jenis Permasalahan

Masalah yang Diidentifikasi

Analisis Identifikasi Masalah

1

pedagogik, literasi, dan numerasi.

Pedagogik

1)    Guru belum menyusun rencana pembelajaran dengan tepat

a.       Guru jarang membuat perencanaan setiap kali mengajar.

b.       Pemahaman guru mengenai RPP hanya sebatas administrasi yang harus dikumpulkan setiap awal ajaran baru.

c.       Guru tidak memiliki gambaran mengenai langkah-langkah yang akan dilakukan di kelas.

d.       Guru menjadikan buku paket sebagai acuan untuk proses pembelajaran.

 

2)     Guru belum menggunakan model pembelajaran yang menarik

 

a.       Pada saat pembelajaran, guru masih sering menerapkan metode ceramah dan penugasan.

b.      Proses pembelajaran masih berfokus pada satu sumber ajar.

c.       Guru masih menjadi pusat dalam proses pembelajaran.

d.      Peserta didik hanya mendapatkan pemahaman materi dari guru/buku paket saja.

e.       Model pembelajaran yang digunakan guru cenderung sama setiap mengajar.

f.        Guru belum menerapkan model-model yang sesuai dengan bahan ajar yang akan disampaikan.

g.       Guru belum menggunakan media pembelajaran berbasis IT

h.      Guru lebih sering menyuruh siswa untuk menulis dengan teks yang panjang tanpa memperhatikan langkah-langkah dalam proses pembelajaran.

i.        Guru belum menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan

 

 

 

3)     Evaluasi belajar siswa belum sesuai

 

a.         Guru jarang menyusun rubrik dalam melakukan penilaian (sikap, pengetahuan, dan keterampilan)

b.         Guru tidak memiliki acuan yang jelas dalam memberikan nilai pada tugas yang dikerjakan siswa

c.         Guru jarang memberikan remedial dan pengayaan.

 

 

4. Guru belum mampu mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan minat dan bakat

a.       Guru belum mengenal karakter peserta didik.

b.      Guru cenderung menyamakan cara belajar peserta didik.

c.       Guru belum melaksanakan diagnosa awal untuk mengetahui cara belajar dan kecerdasan peserta didik.

 

Numerasi

Kemampuan siswa

a.      Kurangnya bahan bacaan terkait numerasi.

b.     Kurangnya           pemahaman  terkait pemanfaatan  numerasi         dalam kehidupan sehari-hari.

c.      Keterampilan siswa dalammenyimpulkan teks berbentuk tabel/grafik kurang

d.     Kurangnya minat siswa membaca angka-angka dalam bentuk bahasa

 

Literasi

1.       Ketertarikan siswa pada membaca masih rendah

a.       Siswa kurang memiliki ketertarikan pada buku bacaan.

b.      Siswa hanya membaca apa yang diintruksikan oleh guru.

c.       Guru belum melakukan bimbingan terarah agar siswa terbiasa membaca buku.

d.      Guru jarang mengajak atau mengintruksikan siswa untuk berkunjung ke perpustakaan.

e.       Siswa belum mengoptimalkan pojok baca yang ada di setiap kelas.

f.        Guru belum memanfaatkan waktu untuk membiasakan siswa membaca buku.

 

 

 

2.      Gawai belum dimanfaatkan untuk literasi digital

a.       Siswa lebih sering menggunakan gawai untuk bermain game online.

b.      Siswa lebih senang berselancar di media sosial menggunakan gawai.

c.       Guru belum memanfaatkan gawai untuk literasi digital.

d.      Guru belum mengarahkan siswa dalam pemanfaatan gawai pada proses pembelajaran.

2

kesulitan belajar siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi) di kelas berdasarkan pengalaman mahasiswa saat menjadi guru.

Siswa kurang memahami materi yang disampaikan

a.    Faktor eksternal seperti masalah keluarga/ broken home, ekonomi keluarga, pertemanan dll membuat siswa tidak fokus belajar ketika di sekolah.

b.    Siswa tidak memiliki ketertarikan pada mata pelajaran tertentu.

c.    Siswa memiliki gaya belajar yang berbeda.

d.    Guru belum memberikan pemahaman materi secara menyeluruh kepada siswa.

e.    Guru belum memahami cara belajar siswa.

 

 

Siswa belum terlibat aktif dalam pembelajaran

a.    Pembelajaran masih berpusat pada guru.

b.    Siswa belum memiliki rasa percaya diri untuk tampil di depan kelas (presentasi, praktik, dll)

c.    Siswa merasa malu jika mengajukan pertanyaan di kelas.

d.    Siswa merasa takut salah jika memberikan pendapat atau mengerjakan tugas di depan kelas.

 

 

Siswa kurang terampil dalam keterampilan menulis

a.    Minat baca siswa yang rendah.

b.    Siswa memiliki sedikit kosa kata.

c.    Kurangnya bahan bacaan yang dibaca siswa.

d.    Guru belum membimbing secara terarah dalam penulisan karya siswa.

e.    Siswa belum memahami aturan-aturan dalam penulisan karya yang baik dan benar.

 

3

membangun relasi/hubungan dengan siswa dan orang tua siswa.

Hubungan dengan siswa

Hubungan siswa dan guru hanya berjalan di dalam kelas

a.    Guru belum memahami setiap karakter siswa di kelas.

b.    Guru belum memasuki dunia siswa sehingga ada jarak dalam berhubungan dengan siswa.

c.    Siswa cenderung menghindar ketika bertemu guru di luar kelas.

d.    Beberapa siswa memiliki adab yang kurang baik terhadap guru, di dalam kelas maupun di luar kelas.

e.    Jika siswa sudah merasa nyaman/dekat dengan guru tertentu terkadang siswa tidak bisa memposisikan diri di dalam kelas dan di luar kelas.

 

 

Hubungan dengan orang tua

Peran dan kerja sama sekolah dan orang tua belum optimal

a.    Orang tua mempercayakan anaknya secara penuh kepada pihak sekolah.

b.    Orang tua memiliki kesibukan sehingga jarang menanyakan kondisi anak di sekolah.

c.    Ada orang tua yang tidak memiliki gawai karena keterbatasan ekonomi dan wawasan dalam menggunakan gawai.

d.    Tidak semua siswa tinggal bersama orang tuanya.

e.    Beberapa orang tua ada yang bekerja di luar kota.

f.     Guru kesulitan berkomunikasi secara langsung maupun daring dengan orang tua.

4

pemahaman/ pemanfaatan model-model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan siswa.

Kurangnya wawasan guru mengenai model-model pembelajaran di kelas

a.    Guru hanya mengetahui satu model/metode yang biasa dilakukan.

b.    Guru belum berinisiatif mencari tahu model pembelajaran yang bisa dilakukan di kelas.

c.    Kurangnya wawasan guru mengenai model-model pembelajaran yang inovatif.

d.    Kurangnya terjalin komunikasi antar MGMP dalam penggunaan model pembelajaran.

e.    Guru belum berinsiatif mengikuti pelatihan tentang model-model pembelajaran inovatif.

 

 

Guru belum mengembangkan inovasi dalam pembelajaran

a.    Guru sudah nyaman dengan gaya mengajar yang dilakukan di kelas.

b.    Guru melaksanakan pembelajaran dengan metode ceramah.

c.    Guru menyusun perangkat pembelajaran selama satu tahun ajaran tanpa mempertimbangkan kondisi siswa/kelas.

d.    Guru tidak membuat RPP setiap kali masuk ke kelas.

 

Guru belum bisa mengoptimalkan waktu untuk menyusun langkah pembelajaran yang inovatif

a.    Guru memiliki jam mengajar yang banyak.

b.    Guru disibukkan dengan perangkat pembelajaran

c.    Guru memiliki tugas lain di sekolah seperti menjadi panitia kegiatan, wali kelas, pembina ekskul, dll.

d.    Guru belum mampu mengatur waktunya dengan baik untuk menyusun langkah pembelajaran yang inovatif.

5

Materi terkait Literasi numerasi, Advanced material, miskonsepsi, HOTS.

Literasi Numerasi

Guru belum menerapkan pembelajaran literasi numerasi

 

a.    Guru belum memanfaatkan waktu untuk membiasakan kegiatan literasi.

b.    Kurangnya pengenalan guru terhadap materi numerasi dalam bahasa.

Advance Material

Siswa belum memahami materi kaidah kebahasaan

 

 

 

 

 

Siswa merasa sulit dalam menulis teks

a.    Siswa masih kebingungan menganalisis kaidah kebahasaan dalam sebuah teks.

b.    Guru belum menerapkan pembelajaran yang menarik dalam mengajarkan kaidah kebahasaan

 

a.    Kurangnya pemahaman siswa terhadap aturan-aturan penulisan.

b.    Kurangnya literatur siswa sebagai referensi dalam menulis

c.    Guru belum melakukan bimbingan secara terarah dalam mengajarkan keterampilan menulis.

Miskonsepsi

Siswa sering salah persepsi terhadap materi tertentu

a.    Siswa seringkali kebingungan/tertukar  memahami materi tertentu, contoh sinonim dan antonim.

b.    Siswa belum bisa membedakan teks prosedur dan teks laporan percobaan.

HOTS

Guru belum menerapkan soal berorientasi HOTS

a.    Instrumen evaluasi guru belum menggunakan soal berorientasi HOTS

b.    Guru belum memahami perbedaan HOTS dan soal yang sulit dimengerti oleh siswa.

c.    Siswa yang belum mampu mengerjakan soal HOTS.

6

pemanfaatan teknologi/inovasi dalam pembelajaran.

1.    Masih ada beberapa guru yang yang  belum mahir mengoperasikan laptop/media berbasi IT

 

a.    Keterampilan guru dalam memanfaatkan media IT masih kurang.

b.    Wawasan guru mengenai teknologi dalam pembelajaran masih kurang.

 

2.    Pemanfaatan gawai dalam pembelajaran kurang tepat

a.    Gawai sering digunakan siswa untuk bermain game online.

b.    Siswa hanya menggunakan gawai untuk berselancar di media sosial.

c.    Bimbingan terarah untuk menggunakan gawai dalam pembelajaran yang dilakukan  oleh guru belum optimal

3.    Guru belum berinovasi dalam pembelajaran karena terbatasnya waktu persiapan.

a.    Guru berfokus pada satu sumber belajar.

b.    Kurangnya persiapan untuk membuat media pembelajaran berbasis IT yang menarik.

c.    Guru lebih sering menggunakan media manual seperti papan tulis dan buku paket.

4.    Guru kurang aktif mengikuti pelatihan pengembangan diri berbasis teknologi dalam pembelajaran

a.    Guru kurang berinisiatif mencari pelatihan-pelatihan teknologi dalam pembelajaran.

b.    Guru kurang tertarik dengan pengembangan diri berbasis teknologi.

c.    Guru merasa ada di zona nyaman dengan metode dan media yang diterapkan dalam pembelajaran.

d.    Pelatihan guru berbasis IT secara delegasi madrasah terbatas, sehingga terkadang hanya beberapa guru tertentu yang mendapatkan pelatihan.

 

 

Komentar

Postingan Populer