LK 1.1 Identifikasi Masalah
Satuan Kerja : MTs Negeri 1 Garut
NPK :
2952040007096
LK. 1.1. Identifikasi Masalah
|
No. |
Jenis
Permasalahan |
Masalah yang Diidentifikasi |
Analisis
Identifikasi Masalah |
|
1 |
pedagogik,
literasi, dan numerasi. |
Pedagogik 1)
Guru belum menyusun rencana pembelajaran dengan
tepat |
a. Guru jarang membuat perencanaan
setiap kali mengajar. b. Pemahaman guru mengenai RPP hanya
sebatas administrasi yang harus dikumpulkan setiap awal ajaran baru. c. Guru tidak memiliki gambaran mengenai
langkah-langkah yang akan dilakukan di kelas. d. Guru menjadikan buku paket sebagai
acuan untuk proses pembelajaran. |
|
|
2)
Guru belum menggunakan model pembelajaran yang
menarik |
a.
Pada saat pembelajaran, guru masih sering menerapkan
metode ceramah dan penugasan. b.
Proses pembelajaran masih berfokus pada satu sumber
ajar. c.
Guru masih menjadi pusat dalam proses pembelajaran. d.
Peserta didik hanya mendapatkan pemahaman materi
dari guru/buku paket saja. e.
Model pembelajaran yang digunakan guru cenderung
sama setiap mengajar. f.
Guru belum menerapkan model-model yang sesuai dengan
bahan ajar yang akan disampaikan. g.
Guru belum menggunakan media pembelajaran berbasis
IT h.
Guru lebih sering menyuruh siswa untuk menulis
dengan teks yang panjang tanpa memperhatikan langkah-langkah dalam proses
pembelajaran. i.
Guru belum menciptakan suasana belajar yang menarik
dan menyenangkan |
|
|
|
3)
Evaluasi belajar siswa belum sesuai |
a.
Guru jarang menyusun rubrik dalam melakukan
penilaian (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) b.
Guru tidak memiliki acuan yang jelas dalam
memberikan nilai pada tugas yang dikerjakan siswa c.
Guru jarang memberikan remedial dan pengayaan. |
|
|
|
|
4. Guru belum mampu mengembangkan potensi peserta
didik sesuai dengan minat dan bakat |
a.
Guru belum mengenal karakter peserta didik. b.
Guru cenderung menyamakan cara belajar peserta
didik. c.
Guru belum melaksanakan diagnosa awal untuk
mengetahui cara belajar dan kecerdasan peserta didik. |
|
|
Numerasi Kemampuan siswa |
a. Kurangnya bahan
bacaan terkait numerasi. b. Kurangnya pemahaman terkait pemanfaatan numerasi dalam
kehidupan sehari-hari. c. Keterampilan
siswa dalammenyimpulkan teks berbentuk tabel/grafik kurang d. Kurangnya minat
siswa membaca angka-angka dalam bentuk bahasa |
|
|
|
Literasi 1.
Ketertarikan siswa pada membaca masih rendah |
a.
Siswa kurang memiliki ketertarikan pada buku bacaan. b.
Siswa hanya membaca apa yang diintruksikan oleh
guru. c.
Guru belum melakukan bimbingan terarah agar siswa
terbiasa membaca buku. d.
Guru jarang mengajak atau mengintruksikan siswa
untuk berkunjung ke perpustakaan. e.
Siswa belum mengoptimalkan pojok baca yang ada di
setiap kelas. f.
Guru belum memanfaatkan waktu untuk membiasakan
siswa membaca buku. |
|
|
|
2.
Gawai belum dimanfaatkan untuk literasi digital |
a.
Siswa lebih sering menggunakan gawai untuk bermain game online. b.
Siswa lebih senang berselancar di media sosial
menggunakan gawai. c.
Guru belum memanfaatkan gawai untuk literasi
digital. d.
Guru belum mengarahkan siswa dalam pemanfaatan gawai
pada proses pembelajaran. |
|
|
2 |
kesulitan belajar siswa
termasuk siswa berkebutuhan khusus dan masalah pembelajaran (berdiferensiasi)
di kelas berdasarkan pengalaman mahasiswa saat menjadi guru. |
Siswa kurang
memahami materi yang disampaikan |
a. Faktor
eksternal seperti masalah keluarga/ broken
home, ekonomi keluarga, pertemanan dll membuat siswa tidak fokus belajar
ketika di sekolah. b. Siswa tidak
memiliki ketertarikan pada mata pelajaran tertentu. c. Siswa memiliki
gaya belajar yang berbeda. d. Guru belum
memberikan pemahaman materi secara menyeluruh kepada siswa. e. Guru belum
memahami cara belajar siswa. |
|
|
|
Siswa belum
terlibat aktif dalam pembelajaran |
a. Pembelajaran
masih berpusat pada guru. b. Siswa belum
memiliki rasa percaya diri untuk tampil di depan kelas (presentasi, praktik,
dll) c. Siswa merasa
malu jika mengajukan pertanyaan di kelas. d. Siswa merasa
takut salah jika memberikan pendapat atau mengerjakan tugas di depan kelas. |
|
|
|
Siswa kurang
terampil dalam keterampilan menulis |
a. Minat baca
siswa yang rendah. b. Siswa memiliki
sedikit kosa kata. c. Kurangnya
bahan bacaan yang dibaca siswa. d. Guru belum
membimbing secara terarah dalam penulisan karya siswa. e. Siswa belum
memahami aturan-aturan dalam penulisan karya yang baik dan benar. |
|
3 |
membangun relasi/hubungan
dengan siswa dan orang tua siswa. |
Hubungan dengan siswa Hubungan siswa
dan guru hanya berjalan di dalam kelas |
a. Guru belum memahami
setiap karakter siswa di kelas. b. Guru belum
memasuki dunia siswa sehingga ada jarak dalam berhubungan dengan siswa. c. Siswa
cenderung menghindar ketika bertemu guru di luar kelas. d. Beberapa siswa
memiliki adab yang kurang baik terhadap guru, di dalam kelas maupun di luar
kelas. e. Jika siswa
sudah merasa nyaman/dekat dengan guru tertentu terkadang siswa tidak bisa
memposisikan diri di dalam kelas dan di luar kelas. |
|
|
|
Hubungan dengan orang tua Peran dan
kerja sama sekolah dan orang tua belum optimal |
a. Orang tua
mempercayakan anaknya secara penuh kepada pihak sekolah. b. Orang tua
memiliki kesibukan sehingga jarang menanyakan kondisi anak di sekolah. c. Ada orang tua
yang tidak memiliki gawai karena keterbatasan ekonomi dan wawasan dalam
menggunakan gawai. d. Tidak semua
siswa tinggal bersama orang tuanya. e. Beberapa orang
tua ada yang bekerja di luar kota. f. Guru kesulitan
berkomunikasi secara langsung maupun daring dengan orang tua. |
|
4 |
pemahaman/ pemanfaatan
model-model pembelajaran inovatif berdasarkan karakteristik materi dan siswa. |
Kurangnya
wawasan guru mengenai model-model pembelajaran di kelas |
a. Guru hanya
mengetahui satu model/metode yang biasa dilakukan. b. Guru belum
berinisiatif mencari tahu model pembelajaran yang bisa dilakukan di kelas. c. Kurangnya
wawasan guru mengenai model-model pembelajaran yang inovatif. d. Kurangnya
terjalin komunikasi antar MGMP dalam penggunaan model pembelajaran. e. Guru belum
berinsiatif mengikuti pelatihan tentang model-model pembelajaran inovatif. |
|
|
|
Guru belum
mengembangkan inovasi dalam pembelajaran |
a. Guru sudah
nyaman dengan gaya mengajar yang dilakukan di kelas. b. Guru
melaksanakan pembelajaran dengan metode ceramah. c. Guru menyusun
perangkat pembelajaran selama satu tahun ajaran tanpa mempertimbangkan
kondisi siswa/kelas. d. Guru tidak
membuat RPP setiap kali masuk ke kelas. |
|
|
Guru belum
bisa mengoptimalkan waktu untuk menyusun langkah pembelajaran yang inovatif |
a. Guru memiliki
jam mengajar yang banyak. b. Guru
disibukkan dengan perangkat pembelajaran c. Guru memiliki
tugas lain di sekolah seperti menjadi panitia kegiatan, wali kelas, pembina
ekskul, dll. d. Guru belum
mampu mengatur waktunya dengan baik untuk menyusun langkah pembelajaran yang
inovatif. |
|
|
5 |
Materi terkait Literasi numerasi, Advanced
material, miskonsepsi, HOTS. |
Literasi Numerasi Guru belum
menerapkan pembelajaran literasi numerasi |
a. Guru belum
memanfaatkan waktu untuk membiasakan kegiatan literasi. b. Kurangnya
pengenalan guru terhadap materi numerasi dalam bahasa. |
|
Advance Material Siswa belum
memahami materi kaidah kebahasaan Siswa merasa
sulit dalam menulis teks |
a. Siswa masih
kebingungan menganalisis kaidah kebahasaan dalam sebuah teks. b. Guru belum
menerapkan pembelajaran yang menarik dalam mengajarkan kaidah kebahasaan a. Kurangnya
pemahaman siswa terhadap aturan-aturan penulisan. b. Kurangnya
literatur siswa sebagai referensi dalam menulis c. Guru belum
melakukan bimbingan secara terarah dalam mengajarkan keterampilan menulis. |
||
|
Miskonsepsi Siswa sering
salah persepsi terhadap materi tertentu |
a. Siswa
seringkali kebingungan/tertukar memahami materi tertentu, contoh sinonim dan
antonim. b. Siswa belum
bisa membedakan teks prosedur dan teks laporan percobaan. |
||
|
HOTS Guru belum
menerapkan soal berorientasi HOTS |
a. Instrumen
evaluasi guru belum menggunakan soal berorientasi HOTS b. Guru belum memahami
perbedaan HOTS dan soal yang sulit dimengerti oleh siswa. c. Siswa yang
belum mampu mengerjakan soal HOTS. |
||
|
6 |
pemanfaatan teknologi/inovasi dalam
pembelajaran. |
1. Masih ada
beberapa guru yang yang belum mahir mengoperasikan laptop/media
berbasi IT |
a. Keterampilan
guru dalam memanfaatkan media IT masih kurang. b. Wawasan guru
mengenai teknologi dalam pembelajaran masih kurang. |
|
2. Pemanfaatan
gawai dalam pembelajaran kurang tepat |
a. Gawai sering
digunakan siswa untuk bermain game
online. b. Siswa hanya menggunakan
gawai untuk berselancar di media sosial. c. Bimbingan
terarah untuk menggunakan gawai dalam pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum optimal |
||
|
3. Guru belum
berinovasi dalam pembelajaran karena terbatasnya waktu persiapan. |
a. Guru berfokus
pada satu sumber belajar. b. Kurangnya
persiapan untuk membuat media pembelajaran berbasis IT yang menarik. c. Guru lebih
sering menggunakan media manual seperti papan tulis dan buku paket. |
||
|
4. Guru kurang
aktif mengikuti pelatihan pengembangan diri berbasis teknologi dalam
pembelajaran |
a. Guru kurang
berinisiatif mencari pelatihan-pelatihan teknologi dalam pembelajaran. b. Guru kurang
tertarik dengan pengembangan diri berbasis teknologi. c. Guru merasa
ada di zona nyaman dengan metode dan media yang diterapkan dalam pembelajaran. d. Pelatihan guru
berbasis IT secara delegasi madrasah terbatas, sehingga terkadang hanya
beberapa guru tertentu yang mendapatkan pelatihan. |
Komentar
Posting Komentar