LK 0.1 Modul 2 Bahasa Indonesia (ASN)
LK 0.1: Lembar Kerja Belajar Mandiri
|
Judul Modul |
Modul 2
Semantik dan Wacana |
|||||||||||||||||
|
Judul
Kegiatan Belajar (KB) |
1.
Hubungan Bentuk dan Makna 2.
Eufimisme 3.
Wacana 4.
Pragmatik |
|||||||||||||||||
|
No |
Butir Refleksi |
Respon/Jawaban |
||||||||||||||||
|
1 |
Garis besar
materi yang dipelajari |
KB. 1 Hubungan Bentuk dan Makna 1.
Jenis makna Makna leksikal: Makna sesuai dalam kamus. Makna gramatikal: Setelah proses pembentukan kata Makna referensial: Berhubungan dengan sumber acuan makna. Makna nonreferensial: tidak merujuk ke sumber apapun Makna Denotatif: makna sesungguhnya Makna konotatif: berhubungan dengan nilai rasa Makna literal: Makna harfia/lugas Makna Figuratif: makna yang menyimpang dari makna aslinya Makna primer Makna skunder 2.
Hubungan bentuk makna Sinonim : persamaan makna kata Antonim: lawan makna kata Homonim: Penulisan dan pelafalan sama, makna berbeda Polisemi: satu kata memiliki berbagai makna Ambiguitas: makna ganda Redundansi: berlebih-lebihan KB. 2 Eufimisme (Perubahan makna) 1.
Faktor penyebab Kebahasaan Kesejarahan Sosial Psikologis Bahasa asing Kebutuhan kosa kata baru 2.
Penyempitan makna 3.
Perluasan makna 4.
Penurunan makna (peyorasi) 5.
Pertukaran makna (sinestesia) berhubungan dengan
pancaindera 6.
Persamaan makna (asosiasi) 7.
Metafora 8.
Eufimisme: Penghalusan kata 9.
Disfemisme:Pengasaran kata KB. 3 Wacana Wacana adalah rentetan kalimat yang berkaitan yang
menghubungkan proposisi yang satu dengan proposisi yang lain membentuk satu
kesatuan. 1. Kohesi: berhubungan dengan
kepaduan penanda intrakalimat dan antarkalimat. Kohesi leksikal: repetisi dan kolokasi Kohesi gramatikal: referensi (kata dan benda yang mewakili), substitusi
(pergantian), konjungsi (kata hubung), elipsis (pelesapan) 2. Koherensi: berhubungan
dengan kepaduan makna dalam kalimat atau wacana. KB. 4 Pragmatik Kajian pragmatik akan
selalu terkait dengan tindak atau kemampuan verbal yang terjadi dalam
situasi dan waktu tertentu. Prinsip Kerjasama
Prinsip Kesantunan Maksim kearifan Maksim kedermawanan Maksim pujian Maksim kerendahan hati Maksim simpati |
||||||||||||||||
|
2 |
Daftar
materi yang sulit dipahami di modul ini |
1.
Perbedaan makna primer, denotatif, literal dan
leksikal 2.
Prinsip kesantunan |
||||||||||||||||
|
3 |
Daftar
materi yang sering mengalami miskonsepsi |
1.
Makna figuratif dan konotatif 2.
Polisemi dan ambiguitas 3.
Asosiasi dan metafora |
||||||||||||||||
Komentar
Posting Komentar