Lesson Plan Teks Cerita Fantasi Bahasa Indonesia Kelas VII (K13)
RENCANA
PELAKSANAN PEMBELAJARAN (RPP)/LESSON PLAN
Nama Guru :
Andina Sopandi N, S.Pd.
Sekolah : SMP IT Al-Huda
Tema/Bidang
Studi/Tematik : Bahasa
Indonesia
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : VII/1
Tanggal Terencana :
Kompetensi Inti :
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi
Dasar :
3.3. Mengidentifikasi unsur-unsur
teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar.
4.3 Menceritakan kembali isi teks
narasi (cerita fantasi) yang didengar dan dibaca.
Indikator
Hasil Belajar :
Siswa mampu: 1. Menjelaskan definisi teks cerita fantasi
2. Menentukan unsur pembangun cerita fantasi.
3. Mengidentifikasi jenis cerita fantasi.
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
KKM : 77
Materi Pembelajaran : Definisi
teks cerita fantasi
Unsur
pembangun cerita fantasi
Jenis cerita fantasi
Prosedur Aktivitas:
Alpha Zone:
Peserta didik menonton cuplikan film fantasi
(Narnia/Harry Potter/The lord of the ring)
Scene Setting:
Peserta didik diberikan
tayangan film fantasi, sesuai dengan materi yang akan membahas teks cerita
fantasi.
Aktivitas:
Satu Pertemuan
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam
2. Peserta
didik menonton cuplikan film fantasi.
3. Peserta
didik mengamati video tersebut.
4. Peserta
didik diberikan pertanyaan “Apakah film tersebut nyata atau tidak? Sebutkan hal-hal
yang ajaib dari film tersebut”
5. Peserta
didik mendiskusikan hasil pengamatan video tersebut dengan teman-temannya.
6. Peserta
didik mencari definisi dan unsur pembangun teks cerita fantasi.
7. Guru
membimbing peserta didik dalam memahami materi definisi dan unsur pembangun
teks cerita fantasi.
8. Peserta
didik menentukan unsur pembangun teks cerita fantasi dari teks cerita fantasi
yang dibaca.
9. Peserta
didik dapat mengidentifikasi jenis teks cerita fantasi dari dua jenis teks yang
dibaca.
Teaching Aids:
Sumber
Belajar: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 44-54.
Media
Belajar: Notebook. Proyektor.
Teks, Lembar Kerja Siswa.
Proyek:
Peserta didik dapat menentukan unsurpembangun teks cerita fantasi dan
mengidentifikasi jenis teks cerita fantasi.
Enricchment: Untuk pertemuan selanjutnya, menentukan unsur intrinsik
teks cerita fantasi dan menceritakan kembali teks cerita fantasi secara
berantai.
Penilaian
|
No.
|
Aktivitas
|
Kompetensi/Ranah
|
Dinilai/tidak
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Afektif (Religius)
|
Dinilai
|
|
2.
|
Peserta
didik diberikan pertanyaan “Apakah film tersebut nyata atau tidak? Sebutkan
hal-hal ganeh dari film tersebut”
|
Kognitif
|
Dinilai
|
|
3.
|
Peserta
didik mencari definisi dan unsur pembangun teks cerita fantasi.
|
Afektif (Cerdas)
|
Dinilai
|
|
4.
|
Peserta
didik menentukan unsur pembangun teks cerita fantasi dari teks cerita fantasi
yang dibaca.
|
Kognitif
|
Dinilai
|
|
5.
|
Peserta
didik dapat mengidentifikasi jenis teks cerita fantasi dari dua jenis teks
yang dibaca.
|
Psikomotor
|
Dinilai
|
Instrumen Penilaian Afektif
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Indikator Penilaian
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Berdoa dan merespon salam = B
Tidak berdoa dan merespon salam = C
|
|
2.
|
Peserta
didik mencari definisi dan unsur pembangun teks cerita fantasi.
|
Mendapatkan materi definisi dan unsur pembangun teks cerita fantasi yang
sesuai = B
Mendapatkan materi definisi dan unsur pembangun teks cerita fantasi
kurang sesuai = C
|
Instrumen Penilaian Kognitif
|
Indikator Soal
|
Aktivitas
|
Ranah
|
Kunci Jawaban
|
Pedoman Penskoran
|
|
Ketika
proses pembelajaran, peserta didik ditayangkan cuplikan film fantasi, peserta
didik diberikan pertanyaan “Apakah film tersebut sesuai dengan kehidupan
nyata atau tidak? Sebutkan hal yang ajaib dari film tersebut”
|
(Cuplikan
film fantasi)
Peserta didik diberikan pertanyaan “Apakah film tersebut sesuai dengan
kehidupan nyata atau tidak? Sebutkan hal yang ajaib dari film tersebut”
|
C1
|
Film tersebut merupakan film imajinasi penulis.
Empat anak yang sedang bermain memasuki dunia ‘lain’ melalui lemari
pakaian yang berbeda dengan manusia pada umumnya.
|
4= jika kedua jawaban tersebut tepat dan rinci
2= jika kedua jawaban tersebut kurang tepat.
0= jika jawaban tersebut tidak tepat.
|
|
Setelah mencari materi tentang unsur pembangun teks cerita fantasi,
peserta didik dapat menentukan unsur-unsur tersebut dari teks cerita fantasi
yang dibaca.
|
(Teks cerita fantasi)
Tentukan unsur-unsur pembentuk teks cerita fantasi tersebut.
|
C2
|
Tokoh
Rangkaian Peristiwa
Sumber Cerita
Keajaiban yang muncul
Latar
|
Jika menjelaskan lima langkah dengan tepat =5
Jika menjelaskan empat dengan tepat =4
Jika menjelaskan tiga dengan tepat =3
Jika menjelaskan dua dengan tepat =2
Jika menjelaskan satu dengan tepat =1
|
Instrumen Penilaian Psikomotor
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Butir
Soal/Tugas
|
Indikator
Penilaian
|
|
1.
|
Peserta
didik dapat mengidentifikasi jenis teks cerita fantasi dari dua jenis teks
yang dibaca.
|
Teks 1
1. Latar
waktu dan alasan atau bukti
2. Jenis
cerita fantasi dan alasan atau bukti
|
4= Latar waktu dan jenis cerita fantasi disertai alasan atau bukti.
2= latar waktu dan jenis cerita fantasi tidak disertadi alasan atau bukti
|
Mengetahui, Sukabumi, Juli 2017
Kepala Sekolah, Guru
Bahasa Indonesia,
Ir.
Wahjoe Widjajanto Andina Sopandi N, S.Pd.
RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN (RPP)/LESSON PLAN
Nama Guru :
Andina Sopandi N, S.Pd.
Sekolah : SMP IT Al-Huda
Tema/Bidang
Studi/Tematik : Bahasa
Indonesia
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : VII/1
Tanggal Terencana :
Kompetensi Inti :
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi
Dasar :
3.3. Mengidentifikasi unsur-unsur
teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar.
4.3 Menceritakan kembali isi teks
narasi (cerita fantasi) yang didengar dan dibaca.
Indikator
Hasil Belajar :
Siswa mampu: 1. Menentukan unsur intrinsik pada cerita fantasi.
2. Menceritakan kembali teks cerita fantasi
secara berantai.
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2x Pertemuan)
KKM : 75
Materi Pembelajaran : Unsur intrinsik teks cerita fantasi
Prosedur Aktivitas:
Alpha Zone:
Guru
memanggil empat siswa untuk cerita fantasi berantai secara spontan.
Pemanggilannya berdasarkan tanggal pembelajaran.
Scene Setting:
Peserta
didik diberikan situasi cerita berantai secara spontan sesuai apa yang
dipikirkan.
Aktivitas:
Pertemuan Satu:
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam.
2. Peserta
didik diminta ke depan kelas untuk bercerita fantasi secara berantai tanpa
diberitahu tema dan sebelum membaca teks cerita fantasi (Sesuai dengan imajinasi
masing-masing siswa).
3. Peserta
didik yang lain menanggapi cerita fantasi yang diceritakan temannya.
4. Guru
mempersilakan peserta didik yang ingin mencoba cerita berantai di depan kelas.
5. Guru
memberikan arahan untuk cerita berantai di depan kelas.
6. Peserta
didik bersama kelompoknya diberikan teks cerita fantasi.
7. Guru
menjelaskan materi tentang unsur intrinsik teks cerita fantasi.
8. Peserta
didik menentukan unsur intrinsik pada teks cerita fantasi yang dibaca.
9. Peserta
didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Pertemuan Kedua:
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam.
2. Peserta
didik memahami kriteria penilaian menceritakan kembali secara berantai.
3. Kelompok
1 dan 2 diberikan teks cerita fantasi yang sama, begitu pula dengan kelompok 3
dan 4.
4. Seluruh
peserta didik diberikan waktu untuk membaca teks cerita fantasi yang diberikan.
5. Ketua
kelompok mengambil nomor urut yang disediakan. (nomor urut sebagai tanda urutan
bercerita setiap kelompok)
6. Setiap
kelompok menceritakan kembali teks cerita fantasi yang diibaca secara berantai.
7. Kelompok
yang memiliki teks cerita fantasi yang sama diminta untuk menanggapi dan
memberikan masukan.
8. Kelompok
lain yang menyimak diminta untuk menilai setiap kelompok yang tampil secara
tertulis berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan.
9. Peserta
didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Teaching Aids:
Sumber
Belajar: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 54-60.
Media
Belajar: Lembar kerja siswa, nomor urut, teks cerita fantasi.
Proyek:
Peserta didik dapat menceritakan kembali teks cerita fantasi secara
berantai.
Enricchment: Untuk pertemuan selanjutnya, menelaah struktur teks
cerita fantasi dan kaidah kebahasaan teks cerita fantasi.
Penilaian
|
No.
|
Aktivitas
|
Kompetensi/Ranah
|
Dinilai/tidak
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Afektif (Religius)
|
Dinilai
|
|
2.
|
Peserta didik diminta ke depan kelas untuk bercerita fantasi secara
berantai tanpa diberitahu tema dan sebelum membaca teks cerita fantasi (Sesuai
dengan imajinasi masing-masing siswa).
|
Kognitif
|
Dinilai
|
|
3
|
Peserta didik yang lain menanggapi cerita fantasi yang diceritakan
temannya.
|
Afektif
|
Dinilai
|
|
4.
|
Peserta didik menentukan unsur intrinsik pada teks cerita fantasi yang
dibaca.
|
Kognitif
|
Dinilai
|
|
5.
|
Setiap kelompok menceritakan kembali teks cerita fantasi yang diibaca
secara berantai.
|
Psikomotor
|
Dinilai
|
|
6.
|
Kelompok lain yang menyimak diminta untuk menilai setiap kelompok yang
tampil secara tertulis berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan.
|
Kognitif
|
Dinilai
|
Instrumen Penilaian Afektif
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Indikator
Penilaian
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Berdoa dan merespon salam = B
Tidak berdoa dan merespon salam = C
|
|
2.
|
Peserta didik yang lain menanggapi cerita fantasi yang diceritakan
temannya.
|
Menanggapi dengan baik = B
Menanggapi kurang baik = C
|
Instrumen Penilaian Kognitif
|
Indikator Soal
|
Aktivitas
|
Ranah
|
Pedoman Penskoran
|
|
Setelah peserta didik memahami unsur intrinsik teks cerita fantasi,
peserta didik menentukan unsur intrinsik pada teks cerita fantasi yang
dibaca.
|
(Teks cerita fantasi)
1. Urutkan
kejadian yang dialami tokoh pada cerita tersebut!
2. Bagaimana
proses petualangan atau kejadian yang dialami tokoh?
3. Tentukan
nama tokoh, watak tokoh disertai bukti pada teks!
4. Pesan
apa yang disampaikan pengarang melalui cerita tersebut?
5. Kelompokkan
kejadian mana yang terjadi di dunia nyata dan mana yang tidak mungkin
terjadi.
|
C3
C3
C4
C3
C3
|
4= jika urutan kejadian runtut
2= jika jika urutan kejadian kurang runtut
0= jika jika urutan kejadian tidak runtut
4= Jika proses yang diceritakan terstruktur
2= Jika proses yang diceritakan kurang terstruktur
0= Jika proses yang diceritakan tidak terstruktur
4= Jika menuliskan nama, watak, serta bukti secara tepat
2= Jika menuliskan nama, watak, serta bukti kurang tepat
0= Jika menuliskan nama, watak, serta bukti tidak tepat
4= Jika pesan yang disampaikan sesuai
2= Jika pesan yang disampaikan kurang sesuai
0= Jika pesan yang disampaikan tidak sesuai
4=Jika pengelompokan kejadian sesuai
2=Jika pengelompokan kejadian kurang sesuai
0=Jika pengelompokan kejadian tidak sesuai
|
|
Kelompok lain yang menyimak diminta untuk menilai setiap kelompok yang
tampil secara tertulis berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan.
|
(Menyimak kelompok lain menceritakan kembali teks cerita fantasi)
Ketika kelompok lain tampil, maka kalian diminta untuk menuliskan nilai
berdasarkan kriteria penilaian yang diberikan guru!
|
C4
|
4=Kesesuaian memberikan nilai antara kriteria dan penampilan teman dari
kelompok lain
2=Kurang sesuai dalam memberikan nilai antara kriteria dan penampilan
teman dari kelompok lain
0= Ketidaksesuaian
dalam memberikan nilai antara kriteria dan penampilan teman dari kelompok
lain
|
Instrumen Penilaian Psikomotor
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Butir
Soal/Tugas
|
Kriteria
Penilaian
|
Skor
|
|
1.
|
Setiap kelompok menceritakan kembali teks cerita fantasi yang diibaca
secara berantai.
|
Ceritakan kembali teks cerita fantasi yang dibaca
secara berantai sesuai dengan nomor urut yang diberikan!
|
1. Kelancaran
Penceritaan
2. Ketepatan
isi dengan cerita yang dibaca
3. Intonasi
dan kejelasan lafal
4. Kekompakan
5. Kepercayaan
diri
|
1-4
4= Semua anggota kelompok melakukan secara tepat
3= sebagian besar kelompok melakukan secara tepat
2= sebagian kecil kelompok melakukan secara tepat
1= semua anggota kelompok melakukan secara tidak tepat
|
Mengetahui, Sukabumi, Juli 2017
Kepala Sekolah, Guru
Bahasa Indonesia,
Ir. Wahjoe Widjajanto Andina Sopandi N, S.Pd.
RENCANA
PELAKSANAN PEMBELAJARAN (RPP)/LESSON PLAN
Nama Guru :
Andina Sopandi N, S.Pd.
Sekolah : SMP IT Al-Huda
Tema/Bidang
Studi/Tematik : Bahasa
Indonesia
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : VII/1
Tanggal Terencana :
Kompetensi Inti :
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi
Dasar :
3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan
teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca
dan didengar 4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara
lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa.
Indikator
Hasil Belajar :
Siswa mampu: 1. Menelaah struktur cerita fantasi.
2. Menguraikan ragam alur teks cerita fantasi
3. Menelaah
kaidah kebahasaan pada teks cerita fantasi.
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2x Pertemuan)
KKM : 72
Materi Pembelajaran : Struktur cerita fantasi
Alur teks cerita fantasi
Kaidah kebahasaan teks cerita fantasi
Prosedur Aktivitas:
Alpha Zone:
Peserta
didik diperlihatkan gambar alur kehidupan manusia, lalu peserta didik diminta
untuk mengamati gambar tersebut.
Scene Setting:
Peserta
didik diberikan contoh situasi alur kehidupan manusia pada umumnya. Gambar
tersebut berhubungan dengan alur teks cerita fantasi yang akan dibahas pada
pembelajaran hari ini.
Aktivitas:
Pertemuan Satu:
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam.
2. Peserta
didik diminta untuk mengamati gambar alur kehidupan manusia pada umumnya.
3. Peserta
didik menjelaskan gambar yang diperlihatkan.
4. Peserta
didik diberikan teks cerita fantasi
5. Peserta
didik diminta mencari struktur teks cerita fantasi dan alur teks cerita
fantasi.
6. Peserta
didik menjelaskan ragam alur teks cerita fantasi
7. Peserta
didik menelaah struktur pada teks cerita fantasi yang dibaca.
8. Peserta
didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Pertemuan Kedua:
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam.
2. Peserta
didik mencari fitur kebahasaan teks cerita fantasi.
3. Guru
menjelaskan materi tentang fitur kebahasaan teks cerita fantasi.
4. Peserta
didik mengamati teks cerita fantasi yang diberikan oleh guru.
5. Peserta
didik menentukan unsur kebahasaan dari teks cerita fantasi yang dibaca.
Teaching Aids:
Sumber
Belajar: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 60-67.
Media
Belajar: Lembar kerja siswa, gambar alur kehidupan manusia, teks
cerita fantasi.
Proyek:
Peserta didik dapat menelaah struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita
fantasi
Enricchment: Untuk pertemuan selanjutnya, menentukan unsur kebahasaan
dari teks cerita fantasi yang dibaca.
Penilaian
|
No.
|
Aktivitas
|
Kompetensi/Ranah
|
Dinilai/tidak
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Afektif (Religius)
|
Dinilai
|
|
2.
|
Peserta didik diminta mencari struktur teks cerita fantasi dan alur teks
cerita fantasi.
|
Afektif
|
Dinilai
|
|
3.
|
Peserta didik menjelaskan ragam alur teks cerita fantasi
|
Kognitif
|
Dinilai
|
|
4.
|
Peserta didik menelaah struktur pada teks cerita fantasi yang dibaca.
|
Kognitif
|
Dinilai
|
|
5.
|
Peserta didik menentukan unsur kebahasaan dari teks cerita fantasi yang
dibaca.
|
Paikomotor
|
Dinilai
|
Instrumen Penilaian Afektif
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Indikator
Penilaian
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Berdoa dan merespon salam = B
Tidak berdoa dan merespon salam = C
|
|
2.
|
Peserta didik diminta mencari struktur teks cerita fantasi dan alur teks
cerita fantasi.
|
Mendapatkan materi yang sesuai = B
Mendapatkan materi yang tidak sesuai = C
|
Instrumen Penilaian Kognitif
|
Indikator Soal
|
Aktivitas
|
Ranah
|
Kunci Jawaban
|
Pedoman Penskoran
|
|
Peserta didik menjelaskan ragam alur teks cerita fantasi
|
Jelaskan ragam alur teks cerita fantasi!
|
C 2
|
1. Alur
lengkap (Pengenalan-Rangkaian kejadian-Klimaks-Resolusi)
2. (Munculnya
masalah-klimaks-resolusi)
3. (pengenalan-rangkaian
kejadian-klimaks)
|
6=Jika ketiga alur lengkap
4= Jika kedua alur kurang lengkap
2=Jika satu alur kurang lengkap
|
|
Peserta didik menelaah struktur pada teks cerita fantasi yang dibaca.
|
(Disediakan teks cerita fantasi tidak lengkap)
Buatlah telaah struktur fantasi dengan melengkapi paparan berikut!
|
C 3
|
Jawaban bergantung siswa
|
4=Hasil telaah dengan teks cerita fantasi sesuai
2= Hasil telaah dengan teks cerita fantasi kurang sesuai
0= Hasil telaah dengan teks cerita fantasi tidak sesuai
|
Instrumen Penilaian Psikomotor
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Butir
Soal/Tugas
|
Kriteria
Penilaian
|
Skor
|
|
1.
|
Peserta didik menentukan unsur kebahasaan dari teks cerita fantasi yang
dibaca.
|
Tentukan unsur kebahasaan dari teks cerita fantasi yang
dibaca!
|
1. Penggunaan
kata ganti dan nama orang
2. Penggunaan
kata yang mencerap pancaindera (latar waktu, suasana, dan tempat)
3. Penggunaan
makna kias dan makna khusus
4. Kata
sambung penanda urutan waktu
5. Penggunaan
ungkapan keterkejutan
6. Penggunaan
dialog/kalimat langsung
|
5=Jika menentukan lima unsur kebahasaan dengan tepat.
4=Jika menentukan empat unsur kebahasaan dengan tepat.
3=Jika menentukan tiga unsur kebahasaan dengan tepat.
2=Jika menentukan dua unsur kebahasaan dengan tepat.
1=4=Jika menentukan satu unsur kebahasaan dengan tepat.
|
Mengetahui, Sukabumi, Juli 2017
Kepala Sekolah, Guru
Bahasa Indonesia,
Ir. Wahjoe Widjajanto Andina Sopandi N, S.Pd.
RENCANA
PELAKSANAN PEMBELAJARAN (RPP)/LESSON PLAN
Nama Guru :
Andina Sopandi N, S.Pd.
Sekolah : SMP IT Al-Huda
Tema/Bidang
Studi/Tematik : Bahasa
Indonesia
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : VII/1
Tanggal Terencana :
Kompetensi Inti :
1.
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2.
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun,
percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Mencoba,
mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber
lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi
Dasar :
3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan
teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca
dan didengar 4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara
lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa.
Indikator
Hasil Belajar :
Siswa mampu: 1. Membuat teks cerita fantasi
2. Mempublikasikan/mempresentasikan hasil
membuat teks cerita fantasi
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2x Pertemuan)
KKM : 75
Materi Pembelajaran : Langkah-langkah membuat teks cerita fantasi
Prosedur Aktivitas:
Alpha Zone:
Guru
menyediakan pasangan kata-kata, lalu siswa menjodohkan dengan unsur kebahasaan
teks cerita fantasi.
Scene Setting:
Peserta
didik diberikan contoh gambar-gambar fantasi sebagai referensi peserta didik
untuk menulis teks cerita fantasi.
Aktivitas:
Pertemuan Satu:
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam.
2. Peserta
didik memilih gambar sebagai referensi untuk menulis teks cerita fantasi.
3. Peserta
didik mencari materi tentang langkah-langkah menulis teks cerita fantasi.
4. Peserta
didik dibimbing guru untuk menulis teks deskripsi berdasarkan langkah-langkah
yang sesuai.
5. Peserta
didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Pertemuan Kedua:
1. Peserta
didik berdoa dan merespon salam.
2. Peserta
didik menyiapkan teks beserta gambar untuk dipresentasikan.
3. Peserta
didik mempresentasikan hasil menulis teks cerita fantasi di depan kelas.
4. Peserta
didik lain yang menyimak temannya memberikan komentar sesuai dengan kolom
komentar yang disedikan oleh guru.
5. Peserta
didik menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Teaching Aids:
Sumber
Belajar: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan. Halaman 75-78.
Media
Belajar: Lembar kerja siswa, gambar fantasi, teks cerita
fantasi.
Proyek:
Peserta didik dapat menelaah struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita
fantasi
Enricchment: Untuk pertemuan selanjutnya, mengidentifikasi ciri,
bahasa, dan jenis teks prosedur.
Penilaian
|
No.
|
Aktivitas
|
Kompetensi/Ranah
|
Dinilai/tidak
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Afektif (Religius)
|
Dinilai
|
|
2.
|
Peserta didik mencari materi tentang langkah-langkah menulis teks cerita
fantasi.
|
Afektif
|
Dinilai
|
|
3.
|
Peserta didik menulis teks cerita fantasi berdasarkan langkah-langkah
yang sesuai.
|
Psikomotor
|
Dinilai
|
|
4.
|
Peserta didik mempresentasikan hasil menulis teks cerita fantasi di depan
kelas.
|
Psikomotor
|
Dinilai
|
|
5.
|
Peserta didik lain yang menyimak temannya memberikan komentar sesuai
dengan kolom komentar yang disedikan oleh guru.
|
Kognitif
|
Dinilai
|
Instrumen Penilaian Afektif
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Indikator
Penilaian
|
|
1.
|
Peserta didik berdoa dan merespon salam.
|
Berdoa dan merespon salam = B
Tidak berdoa dan merespon salam = C
|
|
2.
|
Peserta didik mencari materi tentang langkah-langkah menulis teks cerita
fantasi.
|
Mendapatkan materi yang sesuai = B
Mendapatkan materi yang tidak sesuai = C
|
Instrumen Penilaian Kognitif
|
Indikator Soal
|
Aktivitas
|
Ranah
|
Kunci Jawaban
|
Pedoman Penskoran
|
|
Peserta didik lain yang menyimak temannya memberikan komentar sesuai
dengan kolom komentar yang disedikan oleh guru.
|
Berikan komentar hasil presentasi temanmu sesuai dengan format kolom
komentar yang diberikan!
|
C 4
|
1. Judul
2. Orientasi
3. Komplikasi
4. Resolusi
5. Amanat
6. Orisinalitas
Ide
7. Kreativitas
Pengembangan Cerita
|
4=Kesesuaian memberikan nilai antara kriteria dan penampilan teman dari
kelompok lain
2=Kurang sesuai dalam memberikan nilai antara kriteria dan penampilan
teman dari kelompok lain
0= Ketidaksesuaian
dalam memberikan nilai antara kriteria dan penampilan teman dari kelompok
lain
|
Instrumen Penilaian Psikomotor
|
No.
|
Indikator
Aktivitas
|
Butir
Soal/Tugas
|
Kriteria
Penilaian
|
Skor
|
|
1.
|
Peserta didik menulis teks cerita fantasi berdasarkan langkah-langkah
yang sesuai.
|
Tulislah teks cerita fantasi sesuai dengan
langkah-langkah dan unsur kebahasaan!
|
1. Judul
2. Orientasi
3. Komplikasi
4. Resolusi
5. Amanat
6. Orisinalitas
Ide
7. Kreativitas
Pengembangan Cerita
|
Skor 1-4
4= Jika semua unsur ditulis dengan tepat dan terstruktur
3= Jika semua unsur yang ditulis kurang tepat tetapi terstruktur
2= Jika semua unsur ditulis kurang tepat dan kurang terstruktur
1= Jika semua unsur ditulis tidak tepat dan kurang terstruktur
0 = Jika semua unsur ditulis tidak tepat dan tidak terstruktur
|
Mengetahui, Sukabumi, Juli 2017
Kepala Sekolah, Guru
Bahasa Indonesia,
Ir. Wahjoe Widjajanto Andina Sopandi N, S.Pd.
Komentar
Posting Komentar