Dakwah itu Mengajak
Aku pikir manusia yang merasa dirinya 'selalu benar' hatinya sudah keras.
Bagaimana bisa manusia yang memiliki naluri berbuat salah, menganggap dirinya selalu benar dalam segala hal?
Boleh jadi ketika kamu benar, kamu tidak dapat mengatakan orang lain salah.
Setiap tindakan yang dilakukan pasti memiliki alasan dan mungkin kamu gak pernah tau bagaimana proses setiap orang sampai ke tahap itu.
Terlalu banyak juri di dunia ini, padahal bukankan sudah jelas Allah adalah juri dunia dan akhirat. Hanya Allah yang dapat menilai, menimbang dan memutuskan apa yang diperbuat oleh hambanya.
Lalu kamu mau mendahului Allah dengan penilaian tak mendasar yang seolah kamu anggap tindakan yang baik.
Dakwah itu mengajak bukan?
Kenapa orang-orang terdahulu sampai saat ini menganut Agama Islam? Karena Rasulullah mengajak dengan cara yang baik, dengan contoh yang baik tanpa mencela dan menjudge 'kafir' atau 'orang jahat' ke setiap manusia yang diajaknya. Oleh karena itu beliau dicintai semua umat.
Niatan mengajak pun tidak cukup jika dilakukan dengan cara yang tidak baik, bukankah Allah mengatur segala hal harus baik. Ketika kita mencuri uang untuk naik haji, apakah Allah suka? Silakan jawab sendiri
Begitu pun dengan berdakwah.. Kita perlu untuk saling mengingatkan, mengajak atau pun menegut namun yang perlu diperhatikan adalah "DENGAN CARA YANG BAIK"
Lalu kita bukan Tuhan yang pantas menilai orang lain sesuai sudut pandang kita, jadi cukup mengingatkan dan mengajak. Bukankah lebih baik kalo kita lebih memperhatikan atau menilai diri kita sendiri, merenungi dosa yang kita lakukan. Lalu kita perbaiki, Allah lebih suka hal itu ketimbang menilai orang lain dan melukainya meski niatmu baik.. Mari berkaca pada diri sendiri, perbaiki kembali pikiran, hati, ucapan dan perbuatan kita.
Perdalam lagi yuk Quran dan Sunahnya, insya Allah tidak akan salah kaprah...
Selamat pagi~
Bagaimana bisa manusia yang memiliki naluri berbuat salah, menganggap dirinya selalu benar dalam segala hal?
Boleh jadi ketika kamu benar, kamu tidak dapat mengatakan orang lain salah.
Setiap tindakan yang dilakukan pasti memiliki alasan dan mungkin kamu gak pernah tau bagaimana proses setiap orang sampai ke tahap itu.
Terlalu banyak juri di dunia ini, padahal bukankan sudah jelas Allah adalah juri dunia dan akhirat. Hanya Allah yang dapat menilai, menimbang dan memutuskan apa yang diperbuat oleh hambanya.
Lalu kamu mau mendahului Allah dengan penilaian tak mendasar yang seolah kamu anggap tindakan yang baik.
Dakwah itu mengajak bukan?
Kenapa orang-orang terdahulu sampai saat ini menganut Agama Islam? Karena Rasulullah mengajak dengan cara yang baik, dengan contoh yang baik tanpa mencela dan menjudge 'kafir' atau 'orang jahat' ke setiap manusia yang diajaknya. Oleh karena itu beliau dicintai semua umat.
Niatan mengajak pun tidak cukup jika dilakukan dengan cara yang tidak baik, bukankah Allah mengatur segala hal harus baik. Ketika kita mencuri uang untuk naik haji, apakah Allah suka? Silakan jawab sendiri
Begitu pun dengan berdakwah.. Kita perlu untuk saling mengingatkan, mengajak atau pun menegut namun yang perlu diperhatikan adalah "DENGAN CARA YANG BAIK"
Lalu kita bukan Tuhan yang pantas menilai orang lain sesuai sudut pandang kita, jadi cukup mengingatkan dan mengajak. Bukankah lebih baik kalo kita lebih memperhatikan atau menilai diri kita sendiri, merenungi dosa yang kita lakukan. Lalu kita perbaiki, Allah lebih suka hal itu ketimbang menilai orang lain dan melukainya meski niatmu baik.. Mari berkaca pada diri sendiri, perbaiki kembali pikiran, hati, ucapan dan perbuatan kita.
Perdalam lagi yuk Quran dan Sunahnya, insya Allah tidak akan salah kaprah...
Selamat pagi~
Komentar
Posting Komentar